“Yang saya pikirkan cuma bagaimana anak saya bisa sembuh…” ucap sang ayah pelan.

Di balik senyum kecilnya, Adik Waladun sedang berjuang melawan sakit yang tak ringan. Hari-harinya kini lebih banyak diisi dengan rasa sakit, bukan tawa seperti anak seusianya.
Sang ayah hanyalah penjual keliling yang setiap hari menjajakan ikat rambut, sisir, dan barang-barang kecil di jalanan demi menyambung hidup. Penghasilannya tidak menentu, bahkan sering kali hanya cukup untuk makan sehari-hari. Kini, untuk biaya pengobatan Waladun, beliau sudah benar-benar kesulitan.
Setiap langkah pengobatan terasa berat karena keterbatasan biaya. Namun di tengah kondisi itu, sang ayah tetap berusaha dan tidak menyerah demi kesembuhan buah hatinya. Ia hanya ingin Waladun bisa kembali sehat, bermain, dan tersenyum tanpa rasa sakit.
#SahabatBaik, mari bantu Adik Waladun mendapatkan pengobatan yang ia butuhkan. Kebaikanmu hari ini sangat berarti untuk harapan kesembuhannya.
Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Belum ada doa sahabat baik, donasi sekarang dan jadilah orang pertama yang memberikan doa