Langkah kecil Aqila (10 tahun) menyusuri jalanan kota sambil membawa keranjang merah berisi kerupuk buatan ibunya.

Bukan untuk bermain, tetapi untuk berjualan. Setiap hari selepas sekolah, ia berjalan dari satu sudut ke sudut lain menawarkan dagangannya dengan suara pelan penuh harapan.

Sejak ayahnya pergi dan tak pernah kembali, hidup Aqila dan ibunya berubah. Sang ibu bekerja seadanya, namun penghasilannya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, Aqila memilih membantu. Di usia yang masih sangat muda, ia merasa tidak tega melihat ibunya berjuang sendirian.
Kadang dagangannya habis dan ia bisa membawa pulang sedikit uang. Namun tak jarang ia pulang dengan keranjang yang masih penuh. “Kalau aku tidak bantu Ibu, siapa lagi?” ucapnya pelan. Di balik ketegarannya, Aqila tetaplah anak yang ingin belajar dengan tenang dan menikmati masa kecil tanpa harus memikirkan kebutuhan esok hari.

Ia tidak seharusnya memikul beban sebesar ini di usia 10 tahun. Ia berhak tetap sekolah, tetap bermimpi, dan tumbuh tanpa rasa khawatir.

#SahabatBaik, mari bersama bantu Aqila agar ia bisa terus bersekolah dan menjalani masa kecil yang lebih layak. Sedikit kebaikan darimu sangat berarti untuk langkah kecilnya hari ini.

Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Belum ada doa sahabat baik, donasi sekarang dan jadilah orang pertama yang memberikan doa