“Mbah kalau malam sering kedinginan, Nak... Kalau sudah dingin, batuk dan dada ini sesak...”
Itulah keluhan Mbah Aliansyah, seorang lansia sebatang kara yang hidup di gubuk tua berlubang, hanya beralas plastik tipis untuk tidur. Tubuhnya semakin kurus, nafasnya sering tersengal, namun ia tetap berusaha bertahan.

Setiap pagi, Mbah Ali berjalan menyusuri jalanan menjajakan kerupuk, berharap dagangannya laku untuk bisa makan hari itu. Namun sering kali hasilnya tak seberapa. Bahkan pernah, dagangannya tak laku dua hari berturut-turut. Yang lebih menyayat hati, Mbah Ali pernah ditipu dengan uang palsu.

“Sedih, Nak… sudah dua hari gak ada yang beli. Mbah cuma bisa nahan lapar.”
— ujar Mbah Ali dengan mata berkaca-kaca.
Mbah Ali hanya makan seadanya. Kadang cukup nasi dan cabe, kadang bahkan tak ada apa-apa. Untuk berobat pun tak terpikir, padahal ia sering sakit-sakitan. Malam-malam yang dingin membuatnya menggigil, batuk, hingga sesak napas.

Yang Mbah Ali harapkan sekarang bukanlah kemewahan. Ia hanya ingin sehat dan memiliki rumah yang lebih layak, agar tak lagi tidur kedinginan di gubuk reyotnya
Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Sahabat Baik
1 hari yang laluSemoga beliau dan kita semua selalu diberi kelancaran, kekuatan, ketabahan untuk menjalani hidup ini dan dilancarkan rezekinya, dijauhkan dari siksa Allah di dunia dan akhirat dan diberi kesehatan selalu. Aamiin
Sahabat Baik
1 hari yang lalubismillah, buat kakeknya sehat selalu, dimudahkan urusannya, diberikan kelancaran, dilapangkan rezekinya, dikelilingi orang yg baik, dikabulkan doa doanya, aamiin
Abdulrahman
1 hari yang laluIni mbah di saldo saya tersisa segini, Ya Allah Mudahkan aku untuk tahajjud dan mudahkan aku untuk sholat sunnah lainnya gapapa