Bu Suliyah adalah penjual gorengan yang setiap hari merangkak menawarkan dagangannya dari kampung ke kampung.

Kedua tangannya hanya beralaskan sandal jepit, lutut dan kakinya penuh luka karena bergesekan langsung dengan aspal.

Dalam sehari, ia bisa menempuh jarak sekitar 5 km dengan cara merangkak. Semua gorengan yang dijual adalah buatannya sendiri.

“Saya nggak mau anak saya hidup kayak saya. Dia harus sekolah, harus jadi orang sukses,” ucap Bu Suliyah pelan.
Seusai pulang sekolah, putrinya menjemput di titik biasa. Tapi sering kali, gorengan Bu Suliyah masih tersisa banyak. Sekarang, mendapatkan Rp20.000 per hari saja sudah sangat sulit.

Dari uang yang sedikit itu, sebagian besar tetap ia sisihkan untuk kebutuhan sekolah anaknya. Untuk makan, Bu Suliyah hanya cukup dengan sepiring nasi. Jika masih ada sisa gorengan, itulah yang ia makan.

Di tengah keterbatasan fisik dan ekonomi, Bu Suliyah tetap bertahan demi masa depan anaknya.
#SahabatBaik, mari bantu Bu Suliyah agar bisa hidup lebih layak dan agar sang anak dapat terus melanjutkan sekolahnya.

Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Sahabat Baik
2 minggu yang lalusemoga sehat” terus yaa ibuu
Sahabat Baik
2 minggu yang lalusemoga uang yang sedikit ini bisa memberi bantuan, kecil. semangat
Sahabat Baik
2 minggu yang laluSemangat ibu.. maaf gabisa membantu lebih..
syawali
2 minggu yang laludonasi ku kecil tapi semoga bermanfaat buat ibu nya, maaf cuma bisa ngasih dikit karna ekonomi ku juga lagi turun