“Kalau Abah nggak jualan, makan dari mana? Yang penting hari ini masih bisa bertahan,” ucap Abah Ahmad (73) dengan suara lirih.

Di usia 73 tahun, Abah Ahmad masih harus berkeliling menjual gulali buatan sendiri demi menyambung hidup. Setiap pagi, beliau mengayuh sepeda tuanya dari Holis hingga Cimahi, menawarkan gulali seharga Rp2.000 per batang. Meski tubuhnya semakin renta, Abah tetap berusaha karena hanya itulah satu-satunya sumber penghasilan yang ia miliki

Namun perjuangan Abah tidak selalu membuahkan hasil. Sering kali dagangannya hanya laku beberapa batang, bahkan tak jarang ia pulang tanpa membawa uang sama sekali. Saat itu terjadi, Abah memilih menahan lapar agar uang yang tersisa bisa digunakan untuk kembali berjualan keesokan harinya.

Hari-hari Abah juga dijalani dalam kesendirian. Ia tinggal di sebuah kontrakan sederhana tanpa istri, anak, maupun keluarga yang menemani. Hanya seekor kucing peliharaan yang setia menjadi teman di tengah sunyinya masa tua.
Kini, Abah juga harus menghadapi tunggakan kontrakan selama dua bulan. Dengan biaya sewa Rp400.000 per bulan dan penghasilan yang tidak menentu, beliau sering dihadapkan pada pilihan yang berat antara membeli makan atau membayar tempat tinggal.

Meski hidup dalam keterbatasan, Abah tidak pernah menyerah. Dengan sisa tenaga yang dimiliki, beliau terus berjualan dan berharap masih ada pembeli yang mau membeli gulali buatannya. Di usia senja yang seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat, Abah justru masih harus berjuang demi bisa bertahan hidup.
#SahabatBaik, mari ringankan perjuangan Abah Ahmad. Kebaikan yang kita berikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, melunasi tunggakan kontrakan, serta mendukung mobilitas Abah agar tetap bisa mencari nafkah dengan lebih ringan. Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi harapan baru bagi Abah untuk menjalani masa tuanya dengan lebih tenang dan layak.
Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Belum ada doa sahabat baik, donasi sekarang dan jadilah orang pertama yang memberikan doa