Bersamai Langkah Mereka Untuk Bangkit Dan Meraih Mimpi Besarnya,
Dari tanah Sumatera kita belajar, setelah peristiwa bencana banjir besar yang melanda tanah mereka, ternyata banyak warganya yang masih kesusahan hingga hari ini.
Berjuang untuk pulih dan bangkit dengan sekuat tenaga, kembali beradaptasi setelah menyadari bahwa banyak yang berubah dalam hidup mereka.
Kehilangan harta benda hingga anggota keluarga, jelas bukan suatu hal yang mudah untuk dipikul pundak siapa pun.

Seperti Syalista Maritza misalnya, gadis 10 tahun dari tanah Dayah Kruet, Pidie Jaya, yang ikut merasakan betapa mencekamnya peristiwa yang menimpa Sumatera akhir tahun 2025 lalu.
Ikut berdampak pada nasib pendidikannya, keterbatasan alat sekolah dan biaya pendidikan pun kini dialami Syalista.
Lalu apakah mimpinya untuk menjadi Guru akan dipertaruhkan?

Di tengah kondisi serba sulit keluarganya, Syalista kini membantu orangtuanya untuk membuat kue setiap hari, jalan yang menjadi tonggak mereka mendapat penghasilan dan sumber penghidupan, serta keberlangsungan pendidikan Syalista.
Walau tidak mudah, bahkan sesekali terseok dengan kondisi yang dialami, semangat Syalista untuk mengejar citanya tetap kuat dan selalu ada.
Mimpi menjadi seorang guru tetap menggantung di hati kecilnya, berharap terwujud dan membawa perubahan baik dalam kehidupan dirinya sekeluarga.

Berawal dari keprihatinan inilah, Rumah Zakat bersama program Bantu Pendidikan Anak-Anak Penyintas Bencana hadir, mengajak sahabat untuk ikut menjadi bagian dari kebahagiaan adik-adik penyintas bencana Sumatera dan wilayah lain di Indonesia.
Kepedulian yang ikut mendukung setiap mimpi besar mereka, dengan bantuan pendidikan termasuk perlengkapan sekolah dan biaya pendidikan bagi mereka.

Tidak hanya membantu mereka pulih, tapi juga membersamai setiap proses mereka untuk bangkit dan meraih mimpi-mimpi besarnya.
Bersama mari wujudkan segala niat dan rencana baik ini.
Dari amanah terbaik kita, untuk manfaat luas bagi sesama.
Bismillah, upayakan dengan cara klik "Donasi Sekarang"
Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Belum ada doa sahabat baik, donasi sekarang dan jadilah orang pertama yang memberikan doa