Tidur di Emperan Demi Jualan Ompreng, Opa (76) Tetap Berjuang Hidupi Keluarga
Setiap hari, Opa yang sudah berusia 76 tahun harus memikul dagangannya menyusuri jalanan Kota Malang.

Keringat membasahi tubuhnya, langkahnya tertatih menyusuri kampung demi kampung menempuh jarak hingga puluhan kilometer, hanya untuk menjual beberapa ompreng..

Ompreng-ompreng itu dipikul di pundaknya, dijajakan dari pagi hingga sore. Tapi tidak banyak yang membeli. Bahkan, belum sempat Opa menawarkan, orang-orang sudah menjauh. Katanya barang dagangan Opa kurang lengkap dan terlalu mahal. Padahal, uang dari hasil jualan itulah satu-satunya harapan untuk mengisi perut keluarganya.

Saat lelah melanda, Opa terpaksa duduk di pinggir jalan. Kadang sampai tertidur di emperan toko karena kelelahan. Pernah, ia tertidur begitu lelap sampai harus dibangunkan oleh calon pembeli yang iba.

Apa yang membuat Opa tetap bertahan? Karena di rumah, ada seorang anak yang menunggunya pulang. Anak yang dijauhi orang karena kondisi tertentu. Anak yang hanya bisa berkata, “Pa, aku lapar…”
Dan ketika tak ada dagangan yang laku, Opa hanya bisa menyuguhkan karak seadanya.

#SahabatBaik, mari bantu ringankan langkah Opa.
Sedikit bantuan darimu bisa membuat Opa tak lagi harus tidur di emperan. Bisa membuat dapur kecilnya tetap mengepul, dan perut anaknya tak lagi harus diisi dengan karak.
Caranya mudah:
✨ Klik tombol "DONASI SEKARANG"
✨ Masukkan nominal donasi
✨ Pilih metode pembayaran yang tersedia:
Virtual Account (VA), Instant Wallet, Bank Transfer, QRIS, atau Kartu Kredit
Terima kasih, #SahabatBaik

Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Shafira Aulia Putri
2 bulan yang lalusemoga opa selalu diberikan kesehatan dan dilancarkan rejekinya oleh Allah SWT, tetap semangat dan bahagia selalu opa♡