Mas Pujianto, atau yang akrab disapa Mas Yangyung, adalah seorang penyandang disabilitas yang hingga kini masih berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.
Setiap sore hingga malam, Mas Yangyung berjualan sayuran, tempe, dan tahu. Tempe dan tahu dijual sekitar Rp5.000, sementara sayuran sekitar Rp2.000 per ikat. Karena dagangan tersebut merupakan milik orang lain, keuntungan yang beliau dapatkan dari setiap dagangan yang terjual hanya sekitar Rp500–Rp1.000.
Perjuangannya semakin berat karena tempat beliau berjualan berjarak sekitar 26 kilometer dari rumah. Agar tetap bisa bekerja, Mas Yangyung memilih tinggal sendiri di sebuah kos yang lokasinya lebih dekat dengan tempat berjualan.

Untuk biaya kos pun beliau harus mencicil Rp10.000 setiap hari, sebab membayar sekaligus dalam hitungan bulanan masih terasa berat baginya.
Meski penghasilannya terbatas dan harus hidup jauh dari rumah, setiap hari Mas Yangyung tetap berangkat untuk berjualan.

Bukan karena hidupnya mudah, tetapi karena beliau ingin terus berusaha dan tidak bergantung pada orang lain.
Keterbatasan fisik tidak membuat Mas Yangyung kehilangan semangat untuk bekerja. Dengan kemampuan yang beliau miliki, Mas Yangyung terus berjuang agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri.
#SahabatBaik, mari kita ringankan perjuangan Mas Yangyung.
Dukungan yang kita berikan mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi Mas Yangyung, kepedulian kita dapat menjadi penyemangat untuk terus bertahan dan melanjutkan usahanya.

Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Belum ada doa sahabat baik, donasi sekarang dan jadilah orang pertama yang memberikan doa