Kisah Pilu Difable Penjual Koran Sebatang Kara Hanya Untuk Bertahan Hidup!!
Koran Koran…. Mas, Mbak Korannya monggo di beli (sambil menawarkan dagangannya)

Namanya Pak Jumak 41Tahun, Hidup Sebatangkara bertampat tinggal di masjid dan menjadi marbot. Dengan kondisi hidup seadanya hanya mengandalkan dari jualan koran.
Sudah lama pak jumak berjualan koran, dan selama ini pak jumak hidup sendirian tinggal di masjid. Selain itu pak jumak juga menjadi marbot bantu-bantu membersihkan masjid (tanpa imbalan) agar pak jumak di izinkan menumpang di situ, Bisa memiliki tempat tinggal sendiri dan mempunyai lapak jualan adalah impian dari pak jumak.
“Kalau punya tempat tinggal dan lapak sendiri enak mas, meskipun ngekos dan saya tidak perlu jalan jauh-jauh karena kondisi fisik saya begini, do’akan saya ya mas semoga nanti saya bisa punya tempat tinggal dan lapak sendiri buat jualan”. - ucap pak jumak
Karena saya juga sudah sering di usir yang mengharuskan saya pindah dari masjid 1 ke masjid yang lainnya, padahal saya hanya numpang beristirahat dan saya juga membantu bersih-bersih.
Koran saya sering tak laku mas karena memang sekarang sudah banyak media sosial untuk mengakses berita, terkadang saya mendapatkan uang dari jamaah yang datang ke masjid yang kasihan melihat kondisi saya karena belum makan seharian. Ucap pak jumak..
Sebenarnya pak jumak hanya ingin berjualan, mengandalkan dirinya sendiri tanpa harus menerima belas kasihan dari orang lain untuk bertahan hidup, meskipun kondisi fisik saya begini.
Meskipun kondisi fisik saya begini, di pandang lemah orang lain dan yang saya jual adalah koran yang beritanya bisa di akses melalui media sosial namun saya bersyukur masih bisa menghasilkan lembaran rupiah dengan cara yang halal.
“Lebih baik jualan mas, daripada harus meminta-minta”. -ucap pak jumak
Di tengah keterbatasan hidup, pak jumak tak lupa untuk berdoa dan bersedekah semoga beliau diberikan kesehatan supaya tetap bisa bekerja agar bisa tetap bertahan hidup meski keadaannya sulit bagi pak jumak karena sudah tidak ada lagi keluarga maupun kerabat di sampingnya.
Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Belum ada doa sahabat baik, donasi sekarang dan jadilah orang pertama yang memberikan doa